<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Wisata Gunung</title>
	<atom:link href="http://wisatagunung.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://wisatagunung.wordpress.com</link>
	<description>menelusuri pegunungan Nusantara</description>
	<lastBuildDate>Thu, 01 Dec 2011 09:54:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='wisatagunung.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Wisata Gunung</title>
		<link>http://wisatagunung.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://wisatagunung.wordpress.com/osd.xml" title="Wisata Gunung" />
	<atom:link rel='hub' href='http://wisatagunung.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Es abadi di Puncak Jaya, Papua</title>
		<link>http://wisatagunung.wordpress.com/2011/12/01/es-abadi-di-puncak-jaya-papua/</link>
		<comments>http://wisatagunung.wordpress.com/2011/12/01/es-abadi-di-puncak-jaya-papua/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 01 Dec 2011 09:54:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sasakala</dc:creator>
				<category><![CDATA[wisata gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Es abadi]]></category>
		<category><![CDATA[Papua]]></category>
		<category><![CDATA[Puncak Jaya]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisatagunung.wordpress.com/?p=146</guid>
		<description><![CDATA[Tahun 2024, es abadi di Puncak Jaya, Papua, diperkirakan akan hilang. Demikian simpulan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Prediksi hilangnya es abadi (gletser) yang selama ini menutupi Puncak Jaya (Carstenzs Piramid) didasarkan atas analisis data empiris menggunakan pendekatan linier &#8230; <a href="http://wisatagunung.wordpress.com/2011/12/01/es-abadi-di-puncak-jaya-papua/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=146&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Tahun 2024, es abadi di Puncak Jaya, Papua, diperkirakan akan hilang</strong>. Demikian simpulan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). Prediksi hilangnya es abadi (gletser) yang selama ini menutupi Puncak Jaya (Carstenzs Piramid) didasarkan atas analisis data empiris menggunakan pendekatan linier yang dilakukan BMKG.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada Mei-Juni 2010, BMKG bekerja sama dengan Universitas Ohio dan Universitas Columbia, Amerika Serikat, mengadakan penelitian sejarah iklim dan lingkungan berdasarkan inti es di Puncak Jaya.</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam ekspedisiyang dipimpin ahli gletser dari AS, Prof Lonnie Thompson itu mencatat luas lapisan es (gletser) di Puncak Jaya diperkirakan mencapai dua kilometer persegi dengan ketebalan sekitar 30 meter. Selain itu didapati fenomena mengejutkan, yakni cepatnya penyusutan gletser. Dalam dua minggu, lapisan es menyusut sebanyak 30 sentimeter.</p>
<div id="attachment_4319" style="text-align:justify;"><img title="puncak-jaya-01" src="http://alamendah.files.wordpress.com/2011/10/puncak-jaya-01.jpg?w=300&#038;h=194&#038;h=194" alt="Puncak Jaya" width="300" height="194" />Puncak Jaya dilihat dari arah barat</p>
</div>
<p style="text-align:justify;">Fenomena penyusutan gletser dari Puncak Jaya memang bukan hal yang baru. Banyak pihak yang telah mmprediksi akan musnahnya lapisan es dari puncak tertinggi di Indonesia itu. Banyak hal yang mempengaruhi penyusutan gletser tersebut. Salah satunya adalah akibat pemansan global.</p>
<p style="text-align:justify;">Puncak Jaya (Cartenzs Pyramid) dengan ketinggian 4.884 m dpl merupakan puncak tertinggi di Indonesia sehingga layak disebut sebagai salah satu dari 7 puncak tertinggi di Indonesia atau The Seven Summits of Indonesia. Bahkan Cartenzs Pyramid yang berada di kordinat 04º 03′ 48″ LS 137º 11′ 09″ BT juga dimasukkan dalam <em>Seven Summits</em> di tujuh benua dunia versi Reinhold Messne.</p>
<p style="text-align:justify;">Bukan sekedar puncak tertinggi, Puncak Jaya (Cartenzs Pyramid) pun memiliki satu keunikan. Puncak Jaya menjadi salah satu dari tiga gletser di kawasan tropis yang tersisa, selain Kilimanjaro, Tanzania (5.895 mdpl di Afrika), dan Andes, Peru (6.962 mdpl di Amerika Selatan).</p>
<div id="attachment_4320" style="text-align:justify;"><img title="ujung-gletser-puncak-jaya" src="http://alamendah.files.wordpress.com/2011/10/ujung-gletser-puncak-jaya.jpg?w=300&#038;h=193&#038;h=193" alt="Ujung Gletser Puncak Jaya" width="300" height="193" />Ujung gletser di Puncak Jaya yang mulai menghilang</p>
</div>
<p style="text-align:justify;">Musnahnya lapisan es (gletser) dari Puncak Jaya, Papua tentu menjadi kabar yang menyedihkan buat kita semua. Apalagi saya belum pernah berkesempatan untuk menginjakkan kaki di gletser Cartenzs Pyramid.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisatagunung.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisatagunung.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisatagunung.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisatagunung.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisatagunung.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisatagunung.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisatagunung.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisatagunung.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisatagunung.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisatagunung.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisatagunung.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisatagunung.wordpress.com/146/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisatagunung.wordpress.com/146/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisatagunung.wordpress.com/146/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=146&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisatagunung.wordpress.com/2011/12/01/es-abadi-di-puncak-jaya-papua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-5.152193 119.412399</georss:point>
		<geo:lat>-5.152193</geo:lat>
		<geo:long>119.412399</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c7b6bc785dd6a3feb79d86bd3d6b0f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sasakala</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://alamendah.files.wordpress.com/2011/10/puncak-jaya-01.jpg?w=300&#038;h=194" medium="image">
			<media:title type="html">puncak-jaya-01</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://alamendah.files.wordpress.com/2011/10/ujung-gletser-puncak-jaya.jpg?w=300&#038;h=193" medium="image">
			<media:title type="html">ujung-gletser-puncak-jaya</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jalur Pendakian Terbaik di Asia</title>
		<link>http://wisatagunung.wordpress.com/2011/06/23/jalur-pendakian-terbaik-di-asia/</link>
		<comments>http://wisatagunung.wordpress.com/2011/06/23/jalur-pendakian-terbaik-di-asia/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 23 Jun 2011 09:30:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sasakala</dc:creator>
				<category><![CDATA[wisata gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Abel Tasman]]></category>
		<category><![CDATA[Asia]]></category>
		<category><![CDATA[Jalur Pendakian]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisatagunung.wordpress.com/?p=142</guid>
		<description><![CDATA[Enam Jalur Pendakian Terbaik di Asia   Sebagai sebuah percampuran antara benua yang besar dan ekspansif dengan negara-negara kepulauan, Asia adalah lanskap geologis yang dinamis. Ditambah lagi adanya aktivitas vulkanik di Kepulauan Pasifik. Hasilnya adalah tempat yang fantastis bagi para &#8230; <a href="http://wisatagunung.wordpress.com/2011/06/23/jalur-pendakian-terbaik-di-asia/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=142&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<h1 style="text-align:justify;">Enam Jalur Pendakian Terbaik di Asia</h1>
<div style="text-align:justify;"><img src="http://l.yimg.com/hb/i/sg/travel/ec/img/providers/uasia_v2.png" alt="Unearthing Asia" width="119" height="30" /></div>
<div style="text-align:justify;">
<div> </div>
</div>
<p><!-- end: Article Header --><!-- Article Body --></p>
<div>
<div style="text-align:justify;">Sebagai sebuah percampuran antara benua yang besar dan ekspansif dengan negara-negara kepulauan, Asia adalah lanskap geologis yang dinamis.</p>
<p>Ditambah lagi adanya aktivitas vulkanik di Kepulauan Pasifik. Hasilnya adalah tempat yang fantastis bagi para pejalan dan pendaki.</p>
<p>Kawasan ini memiliki banyak pemandangan indah, dari pantai-pantai yang hangat, hutan tropis, hingga pegunungan bersalju. Kali ini, kami menyoroti jalur pendakian yang mendekatkan Anda pada alam. Dan inilah daftar enam jalur pendakian terbaik di Asia.</p>
<h2>Jalur Pantai Abel Tasman, Selandia Baru</h2>
<p><img src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__3/inspirationsid-132608915-1302001410.jpg?ymCsI0EDBxegO7YA" alt="" border="0" /><br />
<cite>Kredit foto &#8211; patleahy</cite></p>
<p>Selandia Baru mungkin adalah salah satu negara terbaik di dunia untuk pendakian, sehingga akan salah besar jika saya tidak  memasukkannya ke daftar ini. Meski ini pilihan yang sulit dan setiap orang punya opini pribadi, saya tetap pada pilihan favorit saya di Abel Tasman.</p>
<p>Berputar-putar sepanjang pesisir barat laut pulau Tasmania, Anda akan mendapatkan rute yang lumayan datar dan terus-menerus memberi Anda pemandangan laut. Tetapi, Anda tetap bisa menjelajahi flora dan fauna di sekitar situ. Menyeberangi sungai laut dan aliran air akan membuat perjalanan semakin seru, tapi sisakanlah waktu untuk duduk bersantai di beberapa pantai yang nyaris kosong dan masih bersih di sepanjang jalan.</p>
<h2>Wilson Trail, Hong Kong</h2>
<p><img src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__3/inspirationsid-411303217-1302001410.jpg?ymCsI0ED11qDbp5l" alt="" border="0" /><br />
<cite>Kredit foto &#8211; yunmeng</cite></p>
<p>Tak jauh dari kumpulan lampu neon dan asap polusi Hong Kong, ada jalur pendakian yang menarik. (Siapkan saja masker wajah jika Anda sensitif terhadap polusi). Anda bisa berjalan menuju New Territories untuk jalur pejalan kaki yang panjang dan berpemandangan indah, tapi Anda juga bisa menemukan jalur pendakian di Pulau Hong Kong.</p>
<p>Pilihan populer adalah Wilson Trail, jalur sepanjang 87 km dari Stanley di pulau sampai ke Nam Chung di Semenanjung Kowloon. Jalur ini akan melelahkan, tapi pemandangan yang akan Anda dapati dari puncak-puncak di sepanjang rute ini akan sebanding dengan usaha Anda.</p>
<h2>Tebing Harimau Melompat, Cina</h2>
<p><img src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__3/inspirationsid-760775757-1302001410.jpg?ymCsI0EDyCWcXA2r" alt="" border="0" /><br />
<cite>Kredit foto &#8211; hectorgarcia</cite></p>
<p>Jika Anda menginginkan sebuah petualangan Cina yang luar biasa, maka pergilah ke Tebing Harimau Melompat. Di sana, Anda bisa mendaki sambil melihat lanskap menarik di salah satu tebing sungai terdalam di dunia. Dengan panjang 15 km, tebing ini diberi nama &#8220;Harimau Melompat&#8221; karena seekor harimau legendaris pernah melompat dari pinggir tebing untuk menyelamatkan diri dari seorang pemburu. Tetap saja, ini bukan lompatan yang mudah, karena pada jarak terdekatnya, lebar antartebing adalah 25 meter.</p>
<p>Jalur yang dinamai High Road ini agak sempit, tapi tetap terjaga dan memiliki beberapa perhentian akomodasi. Anda juga bisa berjalan lebih dekat ke sungai sehingga bisa merasakan kedalaman lembah tebing dan melihat air, tapi kadang jalur ini bisa tidak stabil dan kurang aman. Jalur tebing tidak aman untuk pendakian sepanjang hujan di musim panas.</p>
<h2>Overland Track, Australia</h2>
<p><img src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__3/inspirationsid-115678165-1302001410.jpg?ymCsI0EDGjlrhbV_" alt="" border="0" /><br />
<cite>Kredit foto &#8211; rickmccharles</cite></p>
<p>Terletak di kawasan sepanjang 65 km di Australia yang paling indah, Overland Track di Tasmania adalah tempat yang harus Anda kunjungi jika berada di pulau ini. Dari Gunung Cradle sampai Danau St Clair terhampar keajaiban alam, dan di sepanjang jalan Anda bisa melihat beberapa gunung tertinggi di Tasmania dan air terjun indah. Jalur ini juga sangat cocok untuk melihat ekosistem unik di pulau ini. Cukup menantang tapi sepadan jika dibandingkan dengan jalur-jalur serupa di kawasan ini. Pastikan Anda meminta izin sebelumnya dan jagalah kebersihan. </p>
<h2>Pegunungan Pamir, Tajikistan</h2>
<p><img src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__3/inspirationsid-49948651-1302001410.jpg?ymCsI0EDxSrbA7xh" alt="" border="0" /><br />
<cite>Kredit foto &#8211; acordova</cite></p>
<p>Tajikistan tampaknya mulai jadi tujuan populer, tapi masih sulit dicapai. Percaya atau tidak, Pegunungan Pamir yang menawan dan masih perawan ini menawarkan jalur pendakian dan jalan kaki yang sesuai untuk semua tingkat kebugaran. Anda membutuhkan izin (yang tidak mahal) untuk mengakses jalur-jalur ini. Mengingat jalurnya cukup terpencil, pastikan Anda membawa semua peralatan yang dibutuhkan dan persiapkan diri dengan cara-cara keselamatan di pegunungan. Gharm Chasma dan Julandee adalah titik-titik awal yang bagus untuk menjelajahi daerah ini. Jangan lupa membawa kamera!</p>
<h2>Gunung Fuji, Jepang</h2>
<p><img src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__3/inspirationsid-713160687-1302001409.jpg?ymCsI0EDC8Sfiio6" alt="" border="0" /><br />
<cite>Kredit foto &#8211; molas</cite></p>
<p>Ada ungkapan seperti ini, &#8220;Anda bijak jika sekali mendaki Gunung Fuji, tapi bodoh jika mendakinya dua kali.&#8221; Terletak sangat dekat dengan Tokyo, Gunung Fuji terlihat sangat besar dan sulit, tapi pendaki dari berbagai usia dan tingkat pengalaman sudah mendakinya tanpa kesulitan. Waktu terbaik pendakian adalah Juli-Agustus, cuacanya paling baik dan kebanyakan saljunya sudah meleleh.</p>
<p>Meski begitu, rutenya masih akan cukup berlumpur, jadi sepatu yang bagus harus disiapkan. Melihat matahari terbit di puncak Gunung Fuji adalah pengalaman yang surealis, tak banyak yang bisa membandinginya. Untuk melakukan ini, Anda harus mulai mendaki sejak siang, sehari sebelumnya. Lalu menginaplah di pondok-pondok yang tersedia di sepanjang jalan. Ini adalah pilihan populer; ada banyak pondok yang bisa Anda inapi dan sistemnya sangat mendukung turis. Hanya ingat, setelah Anda selesai, masih ada beberapa jam transportasi sebelum Anda kembali ke akomodasi (jika menginap di Tokyo). Dan itu berarti perjalanan panjang.</p>
<h2>Dan jangan ketinggalan&#8230;</h2>
<p>Anda harus selalu melakukan riset tempat-tempat tujuan Anda, kebutuhan akomodasi serta peralatan, dan tingkat kebugaran sebelum Anda berangkat.</p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisatagunung.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisatagunung.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisatagunung.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisatagunung.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisatagunung.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisatagunung.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisatagunung.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisatagunung.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisatagunung.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisatagunung.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisatagunung.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisatagunung.wordpress.com/142/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisatagunung.wordpress.com/142/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisatagunung.wordpress.com/142/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=142&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisatagunung.wordpress.com/2011/06/23/jalur-pendakian-terbaik-di-asia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-5.152193 119.412399</georss:point>
		<geo:lat>-5.152193</geo:lat>
		<geo:long>119.412399</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c7b6bc785dd6a3feb79d86bd3d6b0f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sasakala</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://l.yimg.com/hb/i/sg/travel/ec/img/providers/uasia_v2.png" medium="image">
			<media:title type="html">Unearthing Asia</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__3/inspirationsid-132608915-1302001410.jpg?ymCsI0EDBxegO7YA" medium="image" />

		<media:content url="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__3/inspirationsid-411303217-1302001410.jpg?ymCsI0ED11qDbp5l" medium="image" />

		<media:content url="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__3/inspirationsid-760775757-1302001410.jpg?ymCsI0EDyCWcXA2r" medium="image" />

		<media:content url="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__3/inspirationsid-115678165-1302001410.jpg?ymCsI0EDGjlrhbV_" medium="image" />

		<media:content url="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__3/inspirationsid-49948651-1302001410.jpg?ymCsI0EDxSrbA7xh" medium="image" />

		<media:content url="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__3/inspirationsid-713160687-1302001409.jpg?ymCsI0EDC8Sfiio6" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Gua terpanjang di Dunia</title>
		<link>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/06/gua-terpanjang-di-dunia/</link>
		<comments>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/06/gua-terpanjang-di-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Nov 2010 11:43:13 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sasakala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata Gua]]></category>
		<category><![CDATA[Gua Terpanjang]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisatagunung.wordpress.com/?p=115</guid>
		<description><![CDATA[Berikut ini ditampilkan 5 Gua Terpanjang di Dunia antara lain 1. Gua Mammoth Cave  di Flint Ridge, Kentucky, Amerika, sepanjang 367.000 meter 2. Gua Jewel Cave berada South Dakota, Amerika sepanjang 233.000 meter 3. Gua Holloch Cave berada di Swiss &#8230; <a href="http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/06/gua-terpanjang-di-dunia/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=115&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div><span style="color:#ff0000;"><strong>Berikut ini ditampilkan 5 Gua Terpanjang di Dunia antara lain</strong></span></div>
<div><span style="color:#ff0000;"><span style="color:#000000;">1. Gua Mammoth Cave  di Flint Ridge, Kentucky, Amerika, sepanjang 367.000 meter</span><br />
<span style="color:#000000;">2. Gua Jewel Cave berada South Dakota, Amerika sepanjang 233.000 meter</span><br />
<span style="color:#000000;">3. Gua Holloch Cave berada di Swiss sepanjang 196.000 meter</span><br />
<span style="color:#000000;">4. Gua Wind Cave berada di South Dakota, Amerika sepanjang 125.910 meter</span><br />
<span style="color:#000000;">5. Gua Lechuguilla Cave berada di New Mexico sepanjang 121.810 meter</span></span></div>
<p> </p>
<div><span style="color:#ff0000;"><strong><span id="more-115"></span></strong></span></div>
<div><span style="color:#000000;">1. Gua Mammoth Cave berada di Flint Ridge, Kentucky, Amerika, sepanjang 367.000 meter</span></div>
<div><span style="color:#000000;"><span style="color:#000000;"><img src="http://i45.tinypic.com/a1ilcm.jpg" border="0" alt="" width="592" height="391" /></span></span></div>
<div><span style="color:#000000;"> </span> </div>
<div>
<div>
<div><span style="color:#000000;"><img src="http://i50.tinypic.com/e6oqcw.jpg" border="0" alt="" width="588" height="826" /></span></div>
<div>
<p><span style="color:#000000;"><img src="http://i48.tinypic.com/24dhsaq.jpg" border="0" alt="" width="586" height="387" /></span></p>
</div>
</div>
<p><span style="color:#000000;">2. Gua Jewel Cave berada South Dakota, Amerika sepanjang 233.000 meter</span></p>
<p><span style="color:#000000;"><span style="color:#000000;"><img src="http://i47.tinypic.com/295vhcn.jpg" border="0" alt="" width="588" height="426" /></span></span></p>
<div>
<div>
<div><span style="color:#000000;"><img src="http://i49.tinypic.com/2yv9q2e.jpg" border="0" alt="" width="582" height="431" /></span></div>
</div>
</div>
<p><span style="color:#000000;">3. Gua Holloch Cave berada di Swiss sepanjang 196.000 meter</span></p>
<p> <span style="color:#000000;"><img src="http://i50.tinypic.com/1j3wuo.jpg" border="0" alt="" width="589" height="345" /></span></p>
<div>
<div>
<div><span style="color:#000000;"><img src="http://i50.tinypic.com/10nicme.jpg" border="0" alt="" width="588" height="363" /></span></div>
</div>
</div>
<p><span style="color:#000000;">4. Gua Wind Cave berada di South Dakota, Amerika sepanjang 125.910 meter</span> </p>
<div>
<div>
<div><span style="color:#000000;"><img src="http://i50.tinypic.com/vrbwxh.jpg" border="0" alt="" width="587" height="414" /></span></div>
<p><span style="color:#000000;"><img src="http://i45.tinypic.com/28mo4jm.jpg" border="0" alt="" width="588" height="384" /></span></p>
</div>
</div>
<p><span style="color:#000000;">5. Gua Lechuguilla Cave berada di New Mexico sepanjang 121.810 meter</span> </p>
<p><span style="color:#000000;">sumber : melonproperty.com</span></p>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisatagunung.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisatagunung.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisatagunung.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisatagunung.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisatagunung.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisatagunung.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisatagunung.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisatagunung.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisatagunung.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisatagunung.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisatagunung.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisatagunung.wordpress.com/115/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisatagunung.wordpress.com/115/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisatagunung.wordpress.com/115/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=115&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/06/gua-terpanjang-di-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-5.152193 119.412399</georss:point>
		<geo:lat>-5.152193</geo:lat>
		<geo:long>119.412399</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c7b6bc785dd6a3feb79d86bd3d6b0f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sasakala</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://i45.tinypic.com/a1ilcm.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i50.tinypic.com/e6oqcw.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i48.tinypic.com/24dhsaq.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i47.tinypic.com/295vhcn.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i49.tinypic.com/2yv9q2e.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i50.tinypic.com/1j3wuo.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i50.tinypic.com/10nicme.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i50.tinypic.com/vrbwxh.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://i45.tinypic.com/28mo4jm.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Wisata Gua</title>
		<link>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/06/wisata-gua/</link>
		<comments>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/06/wisata-gua/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 06 Nov 2010 11:06:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sasakala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Wisata Gua]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisatagunung.wordpress.com/?p=103</guid>
		<description><![CDATA[Wisata Gua   Sebuah gua adalah sebuah lubang alami di tanah yang cukup besar dan dalam. Beberapa ilmuwan menjelaskan bahwa dia harus cukup besar sehingga beberapa bagian di dalamnya tidak menerima cahaya matahari; namun dalam penggunaan umumnya pengertiannya cukup luas, &#8230; <a href="http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/06/wisata-gua/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=103&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p id="firstHeading" style="text-align:justify;"><strong>Wisata Gua</strong></p>
<p><!-- /firstHeading --><!-- bodyContent --></p>
<div id="bodyContent"><!-- tagline --></div>
<div id="siteSub" style="text-align:justify;">
<p><!-- /jumpto --><!-- bodytext --></p>
<div style="text-align:justify;">
<div> </div>
<div>Sebuah <strong>gua</strong> adalah sebuah lubang alami di tanah yang cukup besar dan dalam. Beberapa ilmuwan menjelaskan bahwa dia harus cukup besar sehingga beberapa bagian di dalamnya tidak menerima cahaya matahari; namun dalam penggunaan umumnya pengertiannya cukup luas, termasuk perlindungan batu, gua laut.<span id="more-103"></span></div>
</div>
</div>
<h2 style="text-align:justify;">Rekor</h2>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" title="Hall Speleothem Mountain Kings, Ogof Craig a Ffynnon, Wales Selatan" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/4/4e/HallOfTheMountainKings.jpg/220px-HallOfTheMountainKings.jpg" alt="" width="220" height="285" />Karena gua baru terus dijelajahi, oleh karena itu rekor ukuran gua terus diperbaharui.</p>
<p style="text-align:justify;">Sistem gua terbesar (dalam jarak) adalah Gua Mammoth (Kentucky, Amerika Serikat) dengan panjang 579 km. Rekor ini sepertinya tidak akan dilewati dalam waktu dekat karena gua terpanjang kedua yang diketahui berada di Pechera Optymistychna di Ukraina dengan panjang 214 km.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada tahun 2005, gua terdalam yang diketahui (diukur dari tempat masuk sampai titik terendahnya) adalah Gua Voronya (Abkhazia, Georgia, dengan kedalaman 2.080 m. Ini merupakan gua pertama yang pernah dijelajahi sampai kedalaman lebih dari 2 km. Gua pertama dengan kedalaman lebih dari 1 km yang pernah dijelajahi adalah Gouffre Berger yang terkenal di Perancis. Gouffre Mirolda &#8211; Lucien Bouclier gua di Perancis dan Lamprechtsofen Vogelschacht di Austria merupakan gua ke-dua dan ke-tiga terdalam dengan kedalaman 1733 m dan 1632 m, berurutan. Rekor ini telah berganti beberapa kali dalam tahun-tahun terakhir.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignleft" src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/e/e3/Lavacaveexit.jpg/220px-Lavacaveexit.jpg" alt="" width="232" height="165" />Rekor kedalaman gua menjorok ke bawah dipegang oleh gua Vrtoglavica di Slovenia dengan 603m, diikuti oleh gua Velebit di gunung Velebit di Kroasia dengan kedalaman 553m.</p>
<p style="text-align:justify;">Gua terbesar yang pernah ditemui adalah Sarawak Chamber, di Taman Nasional Gunung Mulu (Sarawak, Borneo, Malaysia), dengan luas 600 m x 400 m dan ketinggian 80 m.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk gua terkenal dunia, lihat daftar gua..</p>
<h2 style="text-align:justify;">Lihat pula di wikipedia</h2>
<ul>
<li style="text-align:justify;">Daftar gua</li>
<li style="text-align:justify;">Daftar Gua Terdalam di Dunia</li>
<li style="text-align:justify;">Gua Maria</li>
<li style="text-align:justify;">Fakta geografi dunia</li>
<li style="text-align:justify;"><em>Caving</em>. olah raga penjelajahan gua</li>
<li style="text-align:justify;">pertunjukan gua, gua yang telah didekorasi sedemikian rupa untuk menarik wisatawan</li>
<li style="text-align:justify;">Perumpamaan gua Plato</li>
<li style="text-align:justify;">Speleologi. Ilmu yang mempelajari lingkungan gua</li>
<li style="text-align:justify;">Teori klasik perkembangan perguaan</li>
<li style="text-align:justify;">Teori terbaru perkembangan perguaan</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisatagunung.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisatagunung.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisatagunung.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisatagunung.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisatagunung.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisatagunung.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisatagunung.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisatagunung.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisatagunung.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisatagunung.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisatagunung.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisatagunung.wordpress.com/103/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisatagunung.wordpress.com/103/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisatagunung.wordpress.com/103/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=103&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/06/wisata-gua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-5.152193 119.412399</georss:point>
		<geo:lat>-5.152193</geo:lat>
		<geo:long>119.412399</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c7b6bc785dd6a3feb79d86bd3d6b0f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sasakala</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/4/4e/HallOfTheMountainKings.jpg/220px-HallOfTheMountainKings.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">Hall Speleothem Mountain Kings, Ogof Craig a Ffynnon, Wales Selatan</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/id/thumb/e/e3/Lavacaveexit.jpg/220px-Lavacaveexit.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Gunung Bromo</title>
		<link>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/gunung-bromo/</link>
		<comments>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/gunung-bromo/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2010 11:28:41 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sasakala</dc:creator>
				<category><![CDATA[wisata gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Gunung Bromo]]></category>
		<category><![CDATA[Lautan Pasir]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisatagunung.wordpress.com/?p=93</guid>
		<description><![CDATA[Lautan Pasir Gunung Bromo Gunung Bromo merupakan salah satu gunung pada Pegunungan Tengger. Keberadaan Gunung Bromo dengan lautan pasirnya yang fenomenal sudah cukup lama dikenal sebagai salah satu tujuan wisata terkemuka di Indonesia. Daya tarik Gunung Bromo yang istimewa adalah &#8230; <a href="http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/gunung-bromo/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=93&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Lautan Pasir Gunung Bromo</p>
<div style="text-align:justify;">Gunung Bromo merupakan salah satu gunung pada Pegunungan Tengger.<br />
Keberadaan Gunung Bromo dengan lautan pasirnya yang fenomenal sudah cukup lama dikenal sebagai salah satu tujuan wisata terkemuka di Indonesia.<span id="more-93"></span></div>
<div style="text-align:justify;">Daya tarik Gunung Bromo yang istimewa adalah kawah di tengah dengan lautan pasirnya yang membentang luas di sekeliling kawah Bromo, mengepulkan asap putih. Bentuk tubuh Gunung Bromo bertautan antara lembah dan ngarai dengan kaldera atau lautan pasir seluas sekitar 10 kilometer persegi <br />
<img src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-193802514-1287118529.jpg?ymBLX7DDLfTUX285" border="0" alt="" /></div>
<div style="text-align:justify;"><cite>Photo credits &#8211; Rhamadian Qadafi/Portaltiga</cite></div>
<p style="text-align:justify;">Dengan ketinggian 2.392 meter di atas permukaan laut, panorama elok terpancar saat memandang pesona alam yang tidak akan pernah ada habisnya. Gunung Bromo berasal dari bahasa Sanskerta yang berarti Brahma atau seorang dewa yang utama dan terletak dalam empat wilayah, yakni Kabupaten Probolinggo, Pasuruan, Lumajang, dan Kabupaten Malang. </p>
<p style="text-align:justify;">Gunung Bromo mempunyai sebuah kawah dengan garis tengah ± 800 meter (utara-selatan) dan ± 600 meter (timur-barat). Sedangkan daerah bahayanya berupa lingkaran dengan jari-jari 4 km dari pusat kawah Bromo. Ketinggian yang relatif “rendah” untuk ukuran gunung membuat perjalanan menuju Gunung Bromo relatif mudah.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari puncak gunung berapi yang masih aktif ini, Anda bisa menikmati hamparan lautan pasir luas, dan menyaksikan kemegahan gunung Semeru yang menjulang menggapai langit. Anda juga bisa menatap indahnya matahari beranjak keluar dari peraduannya atau sebaliknya menikmati temaram senja dari punggung bukit Bromo.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk melihatnya, Anda harus menaiki Gunung Pananjakan yang merupakan gunung tertinggi di kawasan ini. Medan yang harus dilalui untuk menuju Gunung Pananjakan cukup berat. Untuk menuju kaki Gunung Pananjakan, Anda harus melalui daerah yang menyerupai gurun yang dapat membuat Anda tersesat. Saat harus menaiki Gunung Pananjakan, jalan yang sempit dan banyak tikungan tajam, tentu membutuhkan ketrampilan menyetir yang tinggi.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk itu, banyak pengunjung yang memilih menyewa mobil hardtop (sejenis mobil jeep) yang dikemudikan oleh masyarakat sekitar. Masyarakat sekitar berasal dari suku Tengger yang ramah dengan para pengunjung. Sampai di atas, ada banyak toko yang menyediakan kopi atau teh hangat dan api unggun untuk menghangatkan tubuh sambil menunggu waktu tebitnya matahari. Ada pula toko yang menyewakan pakaian hangat.</p>
<p style="text-align:justify;"><img src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-153327783-1287118529.jpg?ymBLX7DDVBCwjHqU" border="0" alt="" /></p>
<div style="text-align:justify;"><cite>Photo credits &#8211; Rhamadian Qadafi/Portaltiga</cite></div>
<p style="text-align:justify;">Menyaksikan terbitnya matahari memang merupakan peristiwa yang menarik. Buktinya, para pengunjung rela menunggu sejak pukul 5 pagi menghadap sebelah timur agar tidak kehilangan momen ini. Anda pun tidak selalu bisa melihat peristiwa ini, karena bila langit berawan, kemunculan matahari ini tidak terlihat secara jelas.</p>
<p style="text-align:justify;">Namun, saat langit cerah, Anda dapat melihat bulatan matahari yang pertama-tama hanya sekecil pentul korek api, perlahan-lahan membesar dan akhirnya membentuk bulatan utuh dan memberi penerangan sehingga kita dapat melihat pemandangan gunung-gunung yang ada di kawasan ini. Antara lain, Gunung Bromo, Gunung Batok, atau Gunung Semeru yang merupakan gunung tertinggi di Pulau Jawa.</p>
<p style="text-align:justify;">Sejarah terbentuknya Gunung Bromo dan gunung-gunung yang ada di sekitarnya berawal dari keberadaan Gunung Tengger (4.000 mdpl) yang merupakan gunung terbesar dan tertinggi saat itu.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemudian terjadi letusan dahsyat yang menciptakan kaldera dengan ukuran diameter lebih dari 8 kilometer. Material vulkanik letusan gunung sekarang berubah menjadi lautan pasir, konon material tersebut pernah tertutup oleh air. Aktivitas vulkanik dengan munculnya lorong magma mengakibatkan terbentuknya gunung-gunung baru seperti Gunung Bromo, Gunung Widodaren, Gunung Batok, Gunung Watangan, Gunung Kursi dan Gunung Semeru.</p>
<p style="text-align:justify;"><img src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-674308199-1287118530.jpg?ymCLX7DDay3USgGK" border="0" alt="" /></p>
<div style="text-align:justify;"><cite>Photo credits &#8211; Rhamadian Qadafi/Portaltiga</cite></div>
<p style="text-align:justify;">Bromo memang memiliki keunikan tersendiri dibandingkan dengan panorama gunung lainnya. Di sekitar Bromo hingga puncak tidak ditemui tanaman hijau selain semak belukar. Gunung Bromo yang masih terdapat dalam Taman Nasional Bromo Tengger Semeru juga merupakan satu-satunya kawasan konservasi di Indonesia yang memiliki keunikan berupa lautan pasir seluas 5.250 hektare.</p>
<p style="text-align:justify;">Untuk mencapai kaki Gunung Bromo, Anda tidak dapat menggunakan kendaraan. Sebaliknya, Anda harus menyewa kuda dengan harga Rp 70 ribu atau bila Anda merasa kuat, Anda dapat memilih berjalan kaki. Tapi, patut diperhatikan bahwa berjalan kaki bukanlah hal yang mudah, karena sinar matahari yang terik, jarak yang jauh, debu yang beterbangan dapat membuat perjalanan semakin berat.</p>
<p style="text-align:justify;">Dari kaki gunung fenomenal itu, Anda harus menaiki anak tangga yang jumlahnya mencapai 250 anak tangga untuk dapat melihat kawah Gunung Bromo. Sesampainya di puncak Bromo , Anda dapat melihat kawah Gunung Bromo yang mengeluarkan asap.</p>
<p style="text-align:justify;">Anda juga dapat melayangkan pandangan ke bawah, dan terlihatlah lautan pasir dengan pura di tengah-tengahnya. Setelah berlama-lama di puncak, apabila pelancong sudah merasa kelaparan, di bagian bawah Bromo terdapat warung-warung yang menjajakan gudeg, mie instan, air mineral dan jajanan murah. .</p>
<p style="text-align:justify;">Selain menyaksikan keindahan panorama yang ditawarkan oleh Bromo-Semeru, apabila Anda datang di waktu yang tepat, maka Anda dapat menyaksikan Upacara Kesodo, yang diadakan oleh masyarakat Tengger. Upacara ini biasanya dimulai pada saat tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan Kesodo [ke-sepuluh] menurut penanggalan Jawa.</p>
<p style="text-align:justify;"><img src="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-563359005-1287118530.jpg?ymCLX7DDqEBsrimU" border="0" alt="" /></p>
<div style="text-align:justify;"><cite>Photo credits &#8211; Rhamadian Qadafi/Portaltiga</cite></div>
<p style="text-align:justify;">Upacara Kesodo merupakan upacara untuk memohon panen yang berlimpah atau meminta tolak bala dan kesembuhan atas berbagai penyakit, yaitu dengan cara mempersembahkan sesaji dan melemparkannya ke kawah Gunung Bromo. Saat prosesi berlangsung, masyarakat Tengger lainnya beramai-ramai menuruni tebing kawah dan sesaji yang dilemparkan ke dalam kawah, sebagai perlambang berkah dari Yang Maha Kuasa.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada beberapa tips yang perlu Anda perhatikan saat ke kawasan Gunung Bromo antara lain, Berkunjunglah pada musim kemarau, jangan musim penghujan, sehingga anda akan mendapatkan momen pemandangan yang sempurna. Siapkan pakaian pelindung dingin, seperti kerpus, slayer, syal, sarung tangan, jaket, dan jangan lupa sepatu karena cuaca disini cukup dingin. Bawalah juga kacamata untuk pelindung dari debu pasir selama di Segoro Wedi. Jangan berada di kawah Bromo di atas pukul 9 pagi untuk menghindari risiko keracunan.</p>
<p style="text-align:justify;">Ada empat pintu gerbang utama untuk memasuki kawasan taman nasional Bromo Semeru ini yaitu: Desa Cemorolawang jika melalui jalur Probolinggo, Desa Wonokitri dengan jalur Pasuruan, Desa Ngadas dari jalur Malang dan Desa Burno adalah jalur Lumajang.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Adapun rute yang dapat ditempuh adalah sebagai berikut:</strong><br />
- Pasuruan-Warung Dowo-Tosari-Wonokitri-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 71 km,<br />
- Malang-Tumpang-Gubuk Klakah-Jemplang-Gunung Bromo menggunakan mobil dengan jarak 53 km<br />
- Malang-Purwodadi-Nongkojajar-Tosari-Wonokitri-Penanjakan sekitar 83 km</p>
<p style="text-align:justify;">Selamat menikmati keindahan eksotis Gunung Bromo! (Oleh Amril Taufik Gobel )</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisatagunung.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisatagunung.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisatagunung.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisatagunung.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisatagunung.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisatagunung.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisatagunung.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisatagunung.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisatagunung.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisatagunung.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisatagunung.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisatagunung.wordpress.com/93/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisatagunung.wordpress.com/93/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisatagunung.wordpress.com/93/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=93&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/gunung-bromo/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-5.152193 119.412399</georss:point>
		<geo:lat>-5.152193</geo:lat>
		<geo:long>119.412399</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c7b6bc785dd6a3feb79d86bd3d6b0f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sasakala</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-193802514-1287118529.jpg?ymBLX7DDLfTUX285" medium="image" />

		<media:content url="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-153327783-1287118529.jpg?ymBLX7DDVBCwjHqU" medium="image" />

		<media:content url="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-674308199-1287118530.jpg?ymCLX7DDay3USgGK" medium="image" />

		<media:content url="http://a323.yahoofs.com/ymg/inspirationsid__1/inspirationsid-563359005-1287118530.jpg?ymCLX7DDqEBsrimU" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Gunung Berapi Indonesia yang Terkenal Karena Letusannya</title>
		<link>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/gunung-berapi-indonesia-yang-terkenal-karena-letusannya/</link>
		<comments>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/gunung-berapi-indonesia-yang-terkenal-karena-letusannya/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2010 02:14:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sasakala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gunung Berapi]]></category>
		<category><![CDATA[Berapi]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Meletus]]></category>
		<category><![CDATA[Merapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisatagunung.wordpress.com/?p=79</guid>
		<description><![CDATA[Gunung Berapi Indonesia yang Terkenal Karena Letusannya Indonesia memiliki banyak gunung berapi yang masih aktif hingga saat ini. Beberapa diantaranya pernah mencatatkan rekor letusan fantastis yang membuat dunia ikut merasakan dampaknya. Besarnya letusan sebuah gunung berapi  dapat dihitung menggunakan pengukuran &#8230; <a href="http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/gunung-berapi-indonesia-yang-terkenal-karena-letusannya/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=79&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class="post-title">
<p style="text-align:justify;"><strong>Gunung Berapi Indonesia yang Terkenal Karena Letusannya</strong></p>
</div>
<div class="post-sub" style="text-align:justify;">
<div class="post-author">Indonesia memiliki banyak gunung berapi yang masih aktif hingga saat ini. Beberapa diantaranya pernah mencatatkan rekor letusan fantastis yang membuat dunia ikut merasakan dampaknya. Besarnya letusan sebuah gunung berapi  dapat dihitung menggunakan pengukuran VEI.<span id="more-79"></span><br />
 </div>
</div>
<div class="post-text" style="text-align:justify;">
<div style="text-align:center;"><img src="http://img98.imageshack.us/img98/3936/krakataujh9.jpg" alt="http://img98.imageshack.us/img98/3936/krakataujh9.jpg" /></div>
<div>Volcanic Explosivity Index (VEI), dikemukakan oleh Chris Newhall dari U.S. Geological Survey dan Steve Self dari Universitas Hawaii tahun 1982 untuk menyediakan pengukuran relatif dari besarnya letusan gunung berapi.<br />
 </div>
<div style="text-align:center;"><img src="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/eruptionsizestoba.jpg?w=300" border="1" alt="" /></div>
<div>Berikut ini adalah beberapa gunung berapi di Indonesia yang pernah tercatat memiliki letusan yang dahsyat diukur menggunakan VEI. </div>
<p>8. Gunung Kelud (VEI=4)</p>
<div>Sejak abad ke-15, Gunung Kelud telah memakan korban lebih dari 15.000 jiwa. Letusan gunung ini pada tahun 1586 merenggut korban lebih dari 10.000 jiwa. Sebuah sistem untuk mengalihkan aliran lahar telah dibuat secara ekstensif pada tahun 1926 dan masih berfungsi hingga kini setelah letusan pada tahun 1919 memakan korban hingga ribuan jiwa akibat banjir lahar dingin menyapu pemukiman penduduk.<br />
 </div>
<div style="text-align:center;"><img src="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/gunungkelud.jpg?w=297" border="0" alt="" /></div>
<div>Pada abad ke-20, Gunung Kelud tercatat meletus pada tahun 1901, 1919 (1 Mei), 1951, 1966, dan 1990. Tahun 2007 gunung ini kembali meningkat aktivitasnya. Pola ini membawa para ahli gunung api pada siklus 15 tahunan bagi letusan gunung ini.</div>
<p> 7. Gunung Merapi (VEI=4)</p>
</div>
<div style="text-align:justify;">Gunung Merapi adalah yang termuda dalam kumpulan gunung berapi di bagian selatan Pulau Jawa. Gunung ini terletak di zona subduksi, dimana Lempeng Indo-Australia terus bergerak ke bawah Lempeng Eurasia. Letusan di daerah tersebut berlangsung sejak 400.000 tahun lalu, dan sampai 10.000 tahun lalu jenis letusannya adalah efusif. Setelah itu, letusannya menjadi eksplosif, dengan lava kental yang menimbulkan kubah-kubah lava.<br />
 </div>
<div style="text-align:justify;"><img src="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/300px-mount_merapi_crater.jpg?w=300" border="0" alt="" /></div>
<div style="text-align:justify;">Letusan-letusan kecil terjadi tiap 2-3 tahun, dan yang lebih besar sekitar 10-15 tahun sekali. Letusan-letusan Merapi yang dampaknya besar antara lain di tahun 1006, 1786, 1822, 1872, dan 1930.</div>
<p style="text-align:justify;">Letusan besar pada tahun 1006 membuat seluruh bagian tengah Pulau Jawa diselubungi abu. Diperkirakan, letusan tersebut menyebabkan kerajaan Mataram Kuno harus berpindah ke Jawa Timur. Letusannya di tahun 1930 menghancurkan 13 desa dan menewaskan 1400 orang.</p>
<p style="text-align:justify;">6. Gunung Galunggung (VEI=5)</p>
<div style="text-align:justify;">Gunung Galunggung tercatat pernah meletus pada tahun 1882 (VEI=5). Tanda-tanda awal letusan diketahui pada bulan Juli 1822, di mana air Cikunir menjadi keruh dan berlumpur. Hasil pemeriksaan kawah menunjukkan bahwa air keruh tersebut panas dan kadang muncul kolom asap dari dalam kawah.</div>
<div style="text-align:justify;"><img src="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/kawah-galunggung.jpg?w=300" border="0" alt="" /></div>
<p style="text-align:justify;">Kemudian pada tanggal 8 Oktober s.d. 12 Oktober, letusan menghasilkan hujan pasir kemerahan yang sangat panas, abu halus, awan panas, serta lahar. Aliran lahar bergerak ke arah tenggara mengikuti aliran-aliran sungai. Letusan ini menewaskan 4.011 jiwa dan menghancurkan 114 desa, dengan kerusakan lahan ke arah timur dan selatan sejauh 40 km dari puncak gunung. </p>
<p style="text-align:justify;">5. Gunung Agung (VEI=5)</p>
<div style="text-align:justify;">Gunung Agung terakhir meletus pada 1963-64 dan masih aktif, dengan sebuah kawah besar dan sangat dalam yang kadang-kadang mengeluarkan asap dan abu. Dari kejauhan, gunung ini tampak kerucut, meskipun didalamnya terdapat kawah besar.</div>
<p style="text-align:justify;">Dari puncak gunung, adalah mungkin untuk melihat puncak Gunung Rinjani di pulau Lombok, meskipun kedua gunung sering tertutup awan.<br />
 </p>
<div style="text-align:justify;"><img src="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/gunungagung.jpg?w=300" border="0" alt="" /></div>
<div style="text-align:justify;">Pada tanggal 18 Februari 1963, penduduk setempat mendengar ledakan keras dan melihat awan naik dari kawah Gunung Agung. Pada tanggal 24 Februari lava mulai mengalir menuruni lereng utara gunung.</div>
<p style="text-align:justify;">Pada tanggal 17 Maret, gunung berapi meletus, mengirimkan puing-puing 8-10 km ke udara dan menghasilkan aliran piroklastik yang besar. Arus ini banyak menghancurkan desa-desa, menewaskan sekitar 1500 orang. Sebuah letusan kedua pada 16 Mei menyebabkan aliran awan panas yang menewaskan 200 penduduk lain.</p>
<p style="text-align:justify;">4. Krakatau (VEI=6)</p>
<div style="text-align:justify;">Krakatau adalah kepulauan vulkanik yang masih aktif dan berada di Selat Sunda antara pulau Jawa dan Sumatra. Nama ini pernah disematkan pada satu puncak gunung berapi di sana (Gunung Krakatau) yang sirna karena letusannya sendiri pada tanggal 26-27 Agustus 1883.</div>
<p style="text-align:justify;">Letusan itu sangat dahsyat; awan panas dan tsunami yang diakibatkannya menewaskan sekitar 36.000 jiwa. Sampai sebelum tanggal 26 Desember 2004, tsunami ini adalah yang terdahsyat di kawasan Samudera Hindia.</p>
<p style="text-align:justify;">Suara letusan itu terdengar sampai di Alice Springs, Australia dan Pulau Rodrigues dekat Afrika, 4.653 kilometer. Daya ledaknya diperkirakan mencapai 30.000 kali bom atom yang diledakkan di Hiroshima dan Nagasaki di akhir Perang Dunia II.<br />
 </p>
<div style="text-align:justify;">Letusan Krakatau menyebabkan perubahan iklim global. Dunia sempat gelap selama dua setengah hari akibat debu vulkanis yang menutupi atmosfer. Matahari bersinar redup sampai setahun berikutnya. Hamburan debu tampak di langit Norwegia hingga New York.<br />
 </div>
<div style="text-align:justify;"><img src="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/471px-krakatoa_eruption_lithograph.jpg?w=236" border="0" alt="" /></div>
<div style="text-align:justify;">Ledakan Krakatau ini sebenarnya masih kalah dibandingkan dengan letusan Gunung Toba dan Gunung Tambora di Indonesia, Gunung Tanpo di Selandia Baru dan Gunung Katmal di Alaska.</div>
<p style="text-align:justify;">Namun gunung-gunung tersebut meletus jauh di masa populasi manusia masih sangat sedikit. Sementara ketika Gunung Krakatau meletus, populasi manusia sudah cukup padat, sains dan teknologi telah berkembang, telegraf sudah ditemukan, dan kabel bawah laut sudah dipasang. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa saat itu teknologi informasi sedang tumbuh dan berkembang pesat.</p>
<p style="text-align:justify;">Tercatat bahwa letusan Gunung Krakatau adalah bencana besar pertama di dunia setelah penemuan telegraf bawah laut. Kemajuan tersebut, sayangnya belum diimbangi dengan kemajuan di bidang geologi. Para ahli geologi saat itu bahkan belum mampu memberikan penjelasan mengenai letusan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">3. Maninjau (VEI=7)</p>
<div style="text-align:justify;"><img src="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/800px-lake_maninjau3.jpg?w=300" border="0" alt="" /><br />
 </div>
<div style="text-align:justify;">Kaldera Maninjau dibentuk oleh letusan gunung berapi diperkirakan terjadi sekitar 52.000 tahun yang lalu. Simpanan dari letusan telah ditemukan dalam distribusi radial sekitar Maninjau membentang hingga 50 km di sebelah timur, 75 km di tenggara, dan barat ke pantai ini. Memiliki volume 220-250 km ³ dan panjang 20 km dan lebar 8 km.</div>
<div style="text-align:justify;"> </div>
<p style="text-align:justify;">2. Gunung Tambora (VEI=7)</p>
<div style="text-align:justify;">Aktivitas vulkanik gunung berapi ini mencapai puncaknya pada bulan April tahun 1815 ketika meletus dalam skala tujuh pada Volcanic Explosivity Index. Letusan tersebut menjadi letusan tebesar sejak letusan danau Taupo pada tahun 181.</div>
<p style="text-align:justify;">Letusan gunung ini terdengar hingga pulau Sumatra (lebih dari 2.000 km). Abu vulkanik jatuh di Kalimantan, Sulawesi, Jawa dan Maluku. Letusan gunung ini menyebabkan kematian hingga tidak kurang dari 71.000 orang dengan 11.000 &#8211; 12.000 di antaranya terbunuh secara langsung akibat dari letusan tersebut.</p>
<p style="text-align:justify;">Bahkan beberapa peneliti memperkirakan sampai 92.000 orang terbunuh, tetapi angka ini diragukan karena berdasarkan atas perkiraan yang terlalu tinggi. Lebih dari itu, letusan gunung ini menyebabkan perubahan iklim dunia.</p>
<p style="text-align:justify;">Satu tahun berikutnya (1816) sering disebut sebagai Tahun tanpa musim panas karena perubahan drastis dari cuaca Amerika Utara dan Eropa karena debu yang dihasilkan dari letusan Tambora ini. Akibat perubahan iklim yang drastis ini banyak panen yang gagal dan kematian ternak di Belahan Utara yang menyebabkan terjadinya kelaparan terburuk pada abad ke-19.<br />
 </p>
<div style="text-align:justify;"><img src="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/tambora.jpg?w=300" border="0" alt="" /></div>
<div style="text-align:justify;">Selama penggalian arkeologi tahun 2004, tim arkeolog menemukan sisa kebudayaan yang terkubur oleh letusan tahun 1815 di kedalaman 3 meter pada endapan piroklastik. Artifak-artifak tersebut ditemukan pada posisi yang sama ketika terjadi letusan di tahun 1815. Karena ciri-ciri yang serupa inilah, temuan tersebut sering disebut sebagai Pompeii dari timur. </div>
<p style="text-align:justify;">1. Toba Supervolcano (VEI=8)</p>
<div style="text-align:justify;">Merupakan letusan gunung berapi yang paling dahsyat yang pernah diketahui di planet Bumi ini. Dan hampir memusnahkan generasi umat manusia di planet Bumi.<br />
73.000 tahun yang lalu letusan dari supervolcano di Indonesia hampir memusnahkan seluruh umat manusia. Hanya sedikit yang selamat. Dan setelah Tsunami Gunung Berapi Di Indonesia menjadi Aktif sekali lagi dan mengancam umat manusia.<br />
 </div>
<div style="text-align:justify;"><img src="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d9/Tobaeruption.png/800px-Tobaeruption.png" alt="File:Tobaeruption.png" width="450" height="334" /></div>
<div style="text-align:justify;">Letusan ini tidak bisa dibandingkan dengan apapun yang telah dialami di bumi sejak masa dimana manusia bisa berjalan tegak. Dibandingkan dengan SuperVolcano Toba, bahkan krakatau yang menyebabkan sepuluh ribu korban jiwa pada 1883 hanyalah sebuah sendawa kecil.</div>
<p style="text-align:justify;">Padahal krakatau memiliki daya ledak setara dengan 150 megaton TNT. Sebagai perbandingan: ledakan Bom Nuklir hiroshima hanya memiliki daya ledak 0,015 megaton, dan secara lisan maka daya musnahnya 10.000 kali lebih lemah dibanding krakatau.</p>
<p style="text-align:justify;">Seperti yang telah diketahui oleh para ilmuwan, toba hampir memusnahkan umat manusia 73.00 tahun yang lalu. Saat itu manusia neanderthal menghuni bumi kita bersamaan dengan homo sapiens di eropa, serta homo erectus dan homo floresiensis di asia.</p>
<p style="text-align:justify;">Saat itu sangat dingin di eropa, Zaman es terakhir ini berjalan lancar dimana kijang, kuda liar dan rusa raksasa diburu. Selain makanan herbivora, mammoth dan badak berbulu juga seringkali menjadi menu makanan manusia.</p>
<p style="text-align:justify;">Toba, dengan diameter 90 kilometer di pulau yang sekarang dikenal dengan nama Sumatera, meletus dengan sangat dahsyat. Bersamaan dengan gelombang besar tsunami, ada 2.800 kilometer kubik abu yang dikeluarkan, yang menyebar ke seluruh atmosfir bumi kita. Yang mungkin telah mengurangi jumlah populasi manusia menjadi hanya sekitar 5000 sampai 10.000 manusia saja.</p>
<p style="text-align:justify;">Sebenarnya manusia jaman sekarang berasal dari beberapa ribu manusia yang selamat dari letusan super volcano Toba 73.000 tahun yang lalu. Oleh karena itu Gunung berapi di Indonesia bertanggung jawab atas hampir musnahnya umat manusia.<br />
 </p>
<div style="text-align:justify;"><img src="http://almuchibbin.files.wordpress.com/2008/06/toba.jpg?w=450&#038;h=338" alt="http://almuchibbin.files.wordpress.com/2008/06/toba.jpg?w=450&#038;h=338" width="450" height="338" /></div>
<div style="text-align:justify;">Dan Dari 60 hingga 70 gunung berapi yang dapat ditemuai di area tersebut (Indonesia) sekarang, beberapa diantaranya menjadi aktif kembali dalam beberapa bulan maupun beberapa minggu setelah gempa di dasar laut pada bulan Desember 2004.</div>
<p style="text-align:justify;">Walaupun Toba sampai saat ini masih tertidur jauh dan aman dibawah sebuah laut besar yang menyandang nama sama di Sumatera Utara, banyak orang yang takut apabila suatu saat Gunung Berapi aktif di Talang yang berada 300 kilometer di selatan Toba meletus, bisa membangunkan Raksasa yang tertidur.</p>
<p style="text-align:justify;">Vulkanologis Prof. Ray Cas mengatakan &#8216;Hal itu mungkin saja terjadi, tapi bila Toba siap untuk meletus dan kejadian diatas bukanlah satu-satunya indikasi akan kejadian tersebut.&#8221;</p>
<p style="text-align:justify;">Sang ahli tersebut berpikir bahwa mungkin saja suatu hari nanti letusan besar lain akan terjadi tapi hal itu baru akan mungkin terjadi sekitar 10.000 atau bahkan 100.000 tahun lagi. Tetapi biar bagaimana pun tidak semua hal dapat diprediksi.<br />
 Sumber : <span style="color:#cc0000;">opinibureto.blogspot.com</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisatagunung.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisatagunung.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisatagunung.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisatagunung.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisatagunung.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisatagunung.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisatagunung.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisatagunung.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisatagunung.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisatagunung.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisatagunung.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisatagunung.wordpress.com/79/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisatagunung.wordpress.com/79/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisatagunung.wordpress.com/79/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=79&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/gunung-berapi-indonesia-yang-terkenal-karena-letusannya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-5.152193 119.412399</georss:point>
		<geo:lat>-5.152193</geo:lat>
		<geo:long>119.412399</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c7b6bc785dd6a3feb79d86bd3d6b0f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sasakala</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://img98.imageshack.us/img98/3936/krakataujh9.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://img98.imageshack.us/img98/3936/krakataujh9.jpg</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/eruptionsizestoba.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/gunungkelud.jpg?w=297" medium="image" />

		<media:content url="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/300px-mount_merapi_crater.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/kawah-galunggung.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/gunungagung.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/471px-krakatoa_eruption_lithograph.jpg?w=236" medium="image" />

		<media:content url="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/800px-lake_maninjau3.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/11/tambora.jpg?w=300" medium="image" />

		<media:content url="http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/d/d9/Tobaeruption.png/800px-Tobaeruption.png" medium="image">
			<media:title type="html">File:Tobaeruption.png</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://almuchibbin.files.wordpress.com/2008/06/toba.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">http://almuchibbin.files.wordpress.com/2008/06/toba.jpg</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Gunung Berapi di Indonesia</title>
		<link>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/gunung-berapi-di-indonesia/</link>
		<comments>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/gunung-berapi-di-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2010 01:54:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sasakala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gunung Berapi]]></category>
		<category><![CDATA[Berapi]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Merapi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisatagunung.wordpress.com/?p=75</guid>
		<description><![CDATA[Ada 20 gunung api lainnya yang siap bledos. Pusat Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ESDM mencatatkan, ada 21 gunung api yang aktivitasnya sedang meningkat.  Saat ini Oktober 2010,  ada 18 gunung yang berstatus waspada, 2 siaga dan &#8230; <a href="http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/gunung-berapi-di-indonesia/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=75&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Ada 20 gunung api lainnya yang siap <em>bledos</em></strong>.</p>
<p style="text-align:justify;">Pusat Mitigasi Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) ESDM mencatatkan, ada 21 gunung api yang aktivitasnya sedang meningkat. <span id="more-75"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Saat ini Oktober 2010,  ada 18 gunung yang berstatus waspada, 2 siaga dan 1 berstatus awas, Gunung api di Indonesia yang berbahaya sebanyak 68 gunung yang tersebar di seluruh wilayah. &#8220;Ada 21 yang statusnya waspada hingga awas, dari 68 gunung api bertipe A yang di pantau oleh PVMBG ESDM</p>
<p style="text-align:justify;">Gunung tipe A adalah gunung yang pernah bererupsi sekurang-kurangnya satu kali sesudah tahun 1600. Sedangkan gunung tipe B adalah gunung yang sesudah tahun 1600 tidak lagi mengalami erupsi. Gunung tipe C adalah gunung berapi yang erupsinya tidak diketahui dalam sejarah manusia, atau tidak ada catatan letusannya.</p>
<p style="text-align:justify;">Berikut ini informasi bagi yang sering mendaki Gunung, juga sering untuk jalan-jalan wisata, dan yang banyak aktivitas warganya.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>18 Gunung yang berstatus waspada:</strong><br />
1. Gunung Sinabung (Karo, Sumut)<br />
2. Gunung Talang (Solok, Sumbar)<br />
3. Gunung Kaba (Bengkulu)<br />
4. Gunung Kerinci (Jambi)<br />
5. Gunung Anak Krakatau (Lampung)<br />
6. Gunung Papandayan (Garut, Jabar)<br />
7. Gunung Slamet (Jateng)<br />
8. Gunung Bromo (Jatim)<br />
9. Gunung Semeru (Lumajang, Jatim)<br />
10. Gunung Batur (Bali)<br />
11. Gunung Rinjani (Lombok, NTB)<br />
12. Gunung Sangeang Api (Bima, NTB)<br />
13. Gunung Rokatenda (Flores, NTT)<br />
14. Gunung Egon (Sikka, NTT)<br />
15. Gunung Soputan (Minahasa Selatan, Sulut)<br />
16. Gunung Lokon (Tomohon, Sulut)<br />
17. Gunung Gamalama (Ternate, Maluku Utara)<br />
18. Gunung Dukono (Halmahera Utara, Maluku Utara)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>2 Gunung yang berstaus siaga:</strong><br />
1. Gunung Karangetang (Sulut)<br />
2. Gunung Ibu (Halmahera Barat, Maluku Utara)</p>
<p style="text-align:justify;">1 Gunung bersatus awas, yakni Gunung Merapi di Sleman, Yogyakarta.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisatagunung.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisatagunung.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisatagunung.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisatagunung.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisatagunung.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisatagunung.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisatagunung.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisatagunung.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisatagunung.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisatagunung.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisatagunung.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisatagunung.wordpress.com/75/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisatagunung.wordpress.com/75/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisatagunung.wordpress.com/75/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=75&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/gunung-berapi-di-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-5.152193 119.412399</georss:point>
		<geo:lat>-5.152193</geo:lat>
		<geo:long>119.412399</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c7b6bc785dd6a3feb79d86bd3d6b0f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sasakala</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Semeru Mulai Bergolak</title>
		<link>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/semeru-mulai-bergolak/</link>
		<comments>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/semeru-mulai-bergolak/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Nov 2010 01:35:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sasakala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gunung Berapi]]></category>
		<category><![CDATA[Bergolak]]></category>
		<category><![CDATA[Meletus]]></category>
		<category><![CDATA[Semeru]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisatagunung.wordpress.com/?p=70</guid>
		<description><![CDATA[Semeru Mulai Bergolak Jum&#8217;at, 05 November 2010 , 06:16:00 Gunung Semeru, Aktivitas beberapa gunung berapi di Indonesia bergantian menunjukkan kekuatannya. Belum turun erupsi besar Gunung Merapi, lalu keluar gas beracun di Gunung Anak Krakatau Kamis (3/11), kemarin (4/11) giliran Gunung &#8230; <a href="http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/semeru-mulai-bergolak/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=70&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Semeru Mulai Bergolak</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Jum&#8217;at, 05 November 2010 , 06:16:00<br />
<a href="http://wisatagunung.wordpress.com/wisata-gunung/gunung-semeru/">Gunung Semeru,</a> Aktivitas beberapa gunung berapi di Indonesia bergantian menunjukkan kekuatannya. Belum turun erupsi besar Gunung Merapi, lalu keluar gas beracun di Gunung Anak Krakatau Kamis (3/11), kemarin (4/11) giliran Gunung Semeru, Jatim, mulai bergolak. <span id="more-70"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sekitar pukul 06.15, warga yang tinggal di lereng Semeru dikejutkan dengan guguran awan panas atau wedhus gembel yang meluncur hingga 4 kilometer. Menurut kepala Pos Pengamatan Gunung Semeru, Suparno, wedhus gembel itu terlihat meluncur ke arah Besuk Bang, Dusun Rowobaung Desa/Kecamatan Pronojiwo. &#8220;Memang tadi pagi ada awan panas sejauh empat ribu meter dari puncak Semeru</p>
<p style="text-align:justify;">wedhus gembel itu bukan disebabkan keluar dari kawah, melainkan dari lidah lava yang longsor. Guguran awan panas tersebut memperlihatkan asap tebal dan pekat yang mengarah ke sisi tenggara Gunung Semeru. Gara-gara wedhus gembel tersebut, hutan yang berada di sekitar Besuk Bang tertutup abu vulkanis berwarna abu-abu.</p>
<p style="text-align:justify;"><strong> Semeru Lebih Dahsyat Daripada Merapi</strong></p>
<div id="box_headline" style="text-align:justify;"></div>
<div style="text-align:justify;">
<div>
<div><strong> </strong><strong>Gunung Semeru di Lumajang dianggap lebih berbahaya dibandingkan Gunung Merapi di Yogyakarta. Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini memiliki efek dahsyat jika meletus.</strong></div>
<p>&#8220;Letusan Semeru jauh lebih berbahaya dibanding Merapi, karakteristik Gunung Semeru dan Merapi berbeda saat meletus. Gunung Semeru bila meningkatkan aktivitasnya didahului letusan dan guguran awan panas. Sedang Merapi, guguran awan panas dahulu lalu letusan.</p>
<p>&#8220;Kalau Semeru materialnya sangat besar-besar dibanding Merapi, Sementara itu, kondisi Gunung Semeru masih berstatus Waspada, sedangkan letusan di puncak Jonggring Saloko yang menjadi ciri khasnya mulai berkurang sejak Desember 2009 lalu. Sedang gempa tremor meningkat dan gempa hembusan juga sering terjadi. &#8220;Gempa tremor tercatat sekitar 40 kejadian per hari</p>
<p>Dengan terus berkembangnya kuba lava baru, Semeru kerap memuntahkan awan panas dengan jarak luncur 200 hingga 300 meter. &#8220;Meskipun ada awan panas yang meluncur, aktivitas vulkanik semeru masih Waspada dan belum ada peningkatan. Sedang tinggi kuba lava baru Semeru yang bisa dilihat dari Kecamatan Pasirian, apabila cuaca sedang cerah. &#8220;Kalau tingginya saya kurang tahu, saya belum ada laporan dari Pos Pantau Gunung Semeru di Gunung Sawur</p>
</div>
</div>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisatagunung.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisatagunung.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisatagunung.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisatagunung.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisatagunung.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisatagunung.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisatagunung.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisatagunung.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisatagunung.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisatagunung.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisatagunung.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisatagunung.wordpress.com/70/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisatagunung.wordpress.com/70/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisatagunung.wordpress.com/70/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=70&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/11/05/semeru-mulai-bergolak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-5.152193 119.412399</georss:point>
		<geo:lat>-5.152193</geo:lat>
		<geo:long>119.412399</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c7b6bc785dd6a3feb79d86bd3d6b0f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sasakala</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Letusan Gunung Merapi</title>
		<link>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/10/30/letusan-gunung-merapi/</link>
		<comments>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/10/30/letusan-gunung-merapi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Oct 2010 07:42:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>sasakala</dc:creator>
				<category><![CDATA[Gunung Berapi]]></category>
		<category><![CDATA[Boyolali]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[Letusan Gunung Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[Magelang]]></category>
		<category><![CDATA[Meletus]]></category>
		<category><![CDATA[Merapi]]></category>
		<category><![CDATA[Sleman]]></category>
		<category><![CDATA[Yogyakarta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisatagunung.wordpress.com/?p=40</guid>
		<description><![CDATA[Letusan Gunung Merapi Oktober 2010 Gunung Merapi yang tetak di Kabupaten Sleman, dan berbatasan antara Provinsi DI Yogyakarta dengan Jawa Tengah pada akhir oktober 2010 mulai batuk, yang diperkirakan lannya jauh lebih besar pada akhir tahun 2006. Selasa 26 Oktober &#8230; <a href="http://wisatagunung.wordpress.com/2010/10/30/letusan-gunung-merapi/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=40&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><strong>Letusan Gunung Merapi Oktober 2010</strong></p>
<p style="text-align:justify;">Gunung Merapi yang tetak di Kabupaten Sleman, dan berbatasan antara Provinsi DI Yogyakarta dengan Jawa Tengah pada akhir oktober 2010 mulai batuk, yang diperkirakan lannya jauh lebih besar pada akhir tahun 2006.<span id="more-40"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><strong><img class="alignnone" src="http://poedjituhan.edublogs.org/files/2007/09/merapi2.jpg" alt="" width="497" height="281" /></strong></p>
<p style="text-align:justify;">Selasa 26 Oktober 2010 pukul 17.02 Waktu Indonesia Barat. Gunung Merapi meletus lagi, Yogyakarta, Sleman dan Magelang dan sekitarnya menangis</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone" src="http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/10/26/98434_wedus-gembel-saat-letusan-gunung-merapi-tahun-2006_300_225.jpg" alt="" width="499" height="210" /></p>
<p style="text-align:justify;">Status Gunung Merapi ditingkatkan dari Normal manjadi Waspada pada tanggal 20 September 2010. Pada 21 Oktober 2010 status Merapi menjadi Siaga, dan kemudian Awas, terhitung sejak 25 Oktober 2010</p>
<p style="text-align:justify;">Selasa, 26 Oktober 2010</p>
<p style="text-align:justify;">1. Pukul 17.02 mulai terjadi awanpanas selama 9 menit<br />
2. Pukul 17.18 terjadi awanpanas selama 4 menit<br />
3. Pukul 17.23 terjadi awanpanas selama 5 menit<br />
4. Pukul 17.30 terjadi awanpanas selama 2 menit<br />
5. Pukul 17.37 terjadi awanpanas selama 2 menit<br />
6. Pukul 17.42 terjadi awanpanas besar selama 33 menit<br />
7. Pukul 18.00 sampai dengan 18.45 terdengar suara gemuruh dari      Pos Pengamatan Merapi di Jrakah dan Selo<br />
8. Pukul 18.10, pukul 18.15, pukul 18.25 terdengan suara     dentuman<br />
9. Pukul 18.16 terjadi awanpanas selama 5 menit<br />
10. Pukul 18.21 terjadi awanpanas besar selama 33 menit<br />
11. Dari pos Pengamatan Gunung Merapi Selo terlihat nyala api bersama kolom asap membubung ke atas setinggi 1,5 km dari puncak Gunung Merapi<br />
12. Pukul 18.54 aktivitas awan panas mulai mereda<br />
13. Luncuran awanpanas mengarah kesektor Barat-Barat Daya dan sektor Selatan-Tenggara<br />
Korban jiwa akibat letusan Gunung Merapi makan korban banyak dibandingkan letusan pada 2006 silam.</p>
<p style="text-align:justify;">Meskipun berjarak lebih 300 kilometer dari Yogyakarta, abu Gunung Merapi ternyata mampu mencapai Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat. Gerimis abu Merapi sempat melanda Pangandaran tengah malam tadi (26 Oktober 2010)</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone" src="http://image.tempointeraktif.com/?id=52218&amp;width=274" alt="" width="500" height="157" /></p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone" src="http://yudhipri.files.wordpress.com/2010/07/wedhus_gembel_9772.jpg?w=500&#038;h=314" alt="" width="500" height="314" /></p>
<p style="text-align:justify;">Rabu, 27 Oktober 2010<br />
Di Pengungsian Dusun Kaliurang Timur ,banyak masyarakat yang pulang. masih mementingkan ternak , ngontrol rumah, dan ngontrol ternak (pagi 27 Oktober 2010)</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs889.snc4/72224_171051179573004_100000043701316_586530_2019682_n.jpg" alt="" width="496" height="312" /></p>
<p style="text-align:justify;">Kamis 28 Oktober 2010</p>
<p style="text-align:justify;">Setelah istirahat sejenak pasca-letusan Selasa lalu, Gunung Merapi bergolak hebat mulai kemarin hingga Sabtu (30/10) dini hari. Menurut para ahli, ancaman bahaya akibat letusan terakhir ini kian dahsyat dan meluas.</p>
<p style="text-align:justify;">Kemarin Merapi empat kali memuntahkan gelombang awan panas bercampur debu dan pasir. Biasanya awan panas menyembur ke arah barat dan timur. Kali ini awan panas bisa meluncur ke tenggara, selatan, barat daya, dan barat.</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone" src="http://image.tempointeraktif.com/?id=52138&amp;width=274" alt="" width="494" height="188" /></p>
<p style="text-align:justify;">Pada muntahan kedua dan ketiga, pukul 08.40 dan 08.50, awan pekat terlihat jelas dari jarak 12 kilometer. Dari puncak, gulungan awan panas (wedhus gembel) meluncur ke selatan, hingga jarak 4 kilometer, mengikuti arah Kali Gendol. &#8220;Kecepatannya mencapai 300 kilometer per jam,&#8221; </p>
<p style="text-align:justify;">Dalam hitungan menit, gulungan awan panas terlihat berembus ke arah barat, atau ke arah Magelang. Tak lama berselang, debu vulkanik pun menghujani sejumlah desa di Magelang.</p>
<p style="text-align:justify;">Arah luncur wedhus gembel kemarin menjadi penanda bahwa Merapi tengah berubah pola. Perubahan pola juga terlihat dari tidak terbentuknya kubah lava dan tidak munculnya api diam.</p>
<p style="text-align:justify;">Jangkauan awan panas pun lebih jauh dari biasanya. Selasa lalu, lidah awan panas menyapu hingga jarak 8 kilometer. Selama ini wedhus gembel paling jauh mengamuk hingga jarak 6 kilometer , semua itu terjadi karena energi yang dikeluarkan Merapi saat ini naik tiga kali lipat.</p>
<p style="text-align:justify;">Pada letusan terakhir Merapi pun &#8220;alpa&#8221; memberi aba-aba: membentuk kubah lava dan memunculkan api diam. Satu-satunya isyarat sebelum letusan adalah gemuruh dari guguran lava tanpa pijar. &#8220;Letusan ini sangat istimewa,</p>
<p style="text-align:justify;">Sabtu, 30 Oktober 2010</p>
<p style="text-align:justify;">Kepanikan juga terjadi di Jalan Kaliurang Km 8 yang berjarak sekitar 23 kilometer dari lokasi Merapi. Ini lantaran sekitar pukul 02.00 terjadi hujan pasir dan abu vulkanik di kawasan itu</p>
<p style="text-align:justify;"><img class="alignnone" src="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs449.ash2/72200_171045582906897_100000043701316_586515_6969412_n.jpg" alt="" width="498" height="327" /></p>
<p style="text-align:justify;">Abu vulkanik Gunung Merapi mencapai wilayah Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Abu vulkanik bahkan sudah mencapai Bantul.</p>
<p style="text-align:justify;">Minggu, 31 Oktober 2010<br />
Hari ini Gunung merapi mengeluarkan awan panas dan debu Vulkanik yang cukup besar disertai letusan 3 kali</p>
<p style="text-align:justify;">Senin 1 Nopember 2010<br />
Gunung Merapi kembali memuntahkan awan pana disitas cukup besar dan lebih besar  dari Minggu Sore kemarin, terjadi pada pukul 10.03 Wib. yang mengarah Timur, ke Kabupaten Boyolali dan Klaten Jawa Tengah dengan jarak luncur kurang lebih 2 &#8211; 5 Km.</p>
<div style="text-align:justify;">FOTO: Inilah Letusan Merapi Terbesar</div>
<div style="text-align:justify;">Laporan wartawan KOMPAS.com Kristianto Purnomo</div>
<div style="text-align:justify;">Kamis, 4 November 2010  15:55 WIB</div>
<div style="text-align:justify;">
<div id="foto1" style="text-align:justify;"><img src="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/11/04/1554288620X310.JPG" alt="" /> Gunung Merapi mengeluarkan awan panas atau wedhus gembel yang membubung tinggi hingga terlihat di Deles, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (4/11/2010). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral meningkatkan perluasan radius bahaya dari yang semula 10 kilometer menjadi 15 kilometer dari puncak Gunung Merapi seiring meningkatnya aktivitas gunung tersebut.</div>
<div style="text-align:justify;">TASIKMALAYA, (PRLM).- Warga Kota Tasikmalaya sejak semalam merasakan abu gunung Merapi yang turun memenuhi rumah dan halaman serta jalan di seputar Kota Tasikmalaya. Abu letusan Gunung Merapi mencapai kawasan Kota Tasikmalaya, Kamis sekitar pukul 1.00 WIB bahkan abu tersebut masih tampak terlihat hingga Kamis pagi.</div>
</div>
<p style="text-align:justify;">Lihat sejarah <a href="http://wisatagunung.wordpress.com/wisata-gunung/gunung-indonesia/gunung-merapi/">Gunung Merapi</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisatagunung.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisatagunung.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisatagunung.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisatagunung.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisatagunung.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisatagunung.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisatagunung.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisatagunung.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisatagunung.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisatagunung.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisatagunung.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisatagunung.wordpress.com/40/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisatagunung.wordpress.com/40/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisatagunung.wordpress.com/40/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=40&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/10/30/letusan-gunung-merapi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>-5.152193 119.412399</georss:point>
		<geo:lat>-5.152193</geo:lat>
		<geo:long>119.412399</geo:long>
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1c7b6bc785dd6a3feb79d86bd3d6b0f8?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sasakala</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://poedjituhan.edublogs.org/files/2007/09/merapi2.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://media.vivanews.com/thumbs2/2010/10/26/98434_wedus-gembel-saat-letusan-gunung-merapi-tahun-2006_300_225.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://image.tempointeraktif.com/?id=52218&#038;width=274" medium="image" />

		<media:content url="http://yudhipri.files.wordpress.com/2010/07/wedhus_gembel_9772.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-snc4/hs889.snc4/72224_171051179573004_100000043701316_586530_2019682_n.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://image.tempointeraktif.com/?id=52138&#038;width=274" medium="image" />

		<media:content url="http://sphotos.ak.fbcdn.net/hphotos-ak-ash2/hs449.ash2/72200_171045582906897_100000043701316_586515_6969412_n.jpg" medium="image" />

		<media:content url="http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2010/11/04/1554288620X310.JPG" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>Wisata Gunung</title>
		<link>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/05/14/wisata-gunung/</link>
		<comments>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/05/14/wisata-gunung/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 14 May 2010 22:39:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Icinno</dc:creator>
				<category><![CDATA[wisata gunung]]></category>
		<category><![CDATA[gunung]]></category>
		<category><![CDATA[nusantara]]></category>
		<category><![CDATA[wisata]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://wisatagunung.wordpress.com/?p=1</guid>
		<description><![CDATA[Menelusuri Obyek Wisata Gunung di bumi Nusantara Gunung adalah sebuah bentuk tanah yang menonjol di atas wilayah sekitarnya. Sebuah gunung biasanya lebih tinggi dan curam dari sebuah bukit, tetapi ada kesamaaan, dan penggunaan sering tergantung dari adat lokal. Beberapa otoritas &#8230; <a href="http://wisatagunung.wordpress.com/2010/05/14/wisata-gunung/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=1&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;">Menelusuri Obyek Wisata Gunung di bumi Nusantara</p>
<p style="text-align:justify;">Gunung adalah sebuah bentuk tanah yang menonjol di atas wilayah sekitarnya. Sebuah gunung biasanya lebih tinggi dan curam dari sebuah bukit, tetapi ada kesamaaan, dan penggunaan sering tergantung dari adat lokal. Beberapa otoritas mendefinisikan gunung dengan puncak lebih dari besaran tertentu; misalnya, Encyclopædia Britannica membutuhkan ketinggian 2000 kaki (610 m) agar bisa didefinisikan sebagai gunung.<span id="more-1"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Sebuah gunung biasanya terbentuk dari gerakan tektonik lempeng, gerakan orogenik atau gerakan epeirogenik.</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/05/gunung.jpg"><img class="alignnone size-full wp-image-17" title="gunung" src="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/05/gunung.jpg?w=640" alt=""   /></a><br />
Pegunungan merupakan kumpulan atau barisan gunung</p>
<p style="text-align:justify;">Terdapat banyak sekali penyebutan untuk &#8220;gunung&#8221; dalam bahasa daerah di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah :Gunong, glee (Aceh), Dolok (Batak), Bukit (Melayu, berarti gunung kecil), Pasir (Sunda), Igir, wagir, wukir, meru (Jawa), Bulu (Bugis), Keli (Flores), Nga (Papua pedalaman), Olet (Sumbawa)</p>
<p style="text-align:justify;"><strong>Gunung berapi atau gunung api<br />
</strong>Suatu sistem saluran fluida panas (batuan dalam wujud cair atau lava) yang memanjang dari kedalaman sekitar 10 km di bawah permukaan bumi sampai ke permukaan bumi, termasuk endapan hasil akumulasi material yang dikeluarkan pada saat meletus, istilah gunung api ini juga dipakai untuk menamai fenomena pembentukan ice volcanoes atau gunung api es dan mud volcanoes atau gunung api lumpur. Gunung api es biasa terjadi di daerah yang mempunyai musim dingin bersalju, sedangkan gunung api lumpur dapat kita lihat di daerah Kuwu, Purwodadi, Jawa Tengah. Masyarakat sekitar menyebut fenomena di Kuwu tersebut dengan istilah Bledug Kuwu</p>
<p style="text-align:justify;">Gunung berapi terdapat di seluruh dunia, tetapi lokasi gunung berapi yang paling dikenali adalah gunung berapi yang berada di sepanjang busur Cincin Api Pasifik (Pacific Ring of Fire). Busur Cincin Api Pasifik merupakan garis bergeseknya antara dua lempengan tektonik.</p>
<p style="text-align:justify;">Gunung berapi terdapat dalam beberapa bentuk sepanjang masa hidupnya. Gunung berapi yang aktif mungkin bertukar menjadi separuh aktif, menjadi padam, sebelum akhirnya menjadi tidak aktif atau mati. Bagaimanapun gunung berapi mampu menjadi padam dalam waktu 610 tahun sebelum bertukar menjadi aktif semula. Oleh itu, sukar untuk menentukan keadaan sebenarnya sesuatu gunung berapi itu, apakah sesebuah gunung berapi itu berada dalam keadaan padam atau telah mati.</p>
<p style="text-align:justify;">Apabila gunung berapi meletus, magma yang terkandung di dalam kamar magmar di bawah gunung berapi meletus keluar sebagai lahar atau lava. Selain daripada aliran lava, kemusnahan oleh gunung berapi disebabkan melalui berbagai cara seperti berikut:Aliran lava ,Letusan gunung berapi ,Aliran lumpur ,Abu , Kebakaran hutan ,Gas beracun, Gelombang tsunami ,Gempa bumi.</p>
<p style="text-align:justify;">Jenis gunung berapi berdasarkan bentuknya<br />
Stratovolcano<br />
Tersusun dari batuan hasil letusan dengan tipe letusan berubah-ubah sehingga dapat menghasilkan susunan yang berlapis-lapis dari beberapa jenis batuan, sehingga membentuk suatu kerucut besar (raksasa), terkadang bentuknya tidak beraturan, karena letusan terjadi sudah beberapa ratus kali. Gunung Merapi merupakan jenis ini.<br />
Perisai<br />
Tersusun dari batuan aliran lava yang pada saat diendapkan masih cair, sehingga tidak sempat membentuk suatu kerucut yang tinggi (curam), bentuknya akan berlereng landai, dan susunannya terdiri dari batuan yang bersifat basaltik. Contoh bentuk gunung berapi ini terdapat di kepulauan Hawai.<br />
Cinder Cone<br />
Merupakan gunung berapi yang abu dan pecahan kecil batuan vulkanik menyebar di sekeliling gunung. Sebagian besar gunung jenis ini membentuk mangkuk di puncaknya. Jarang yang tingginya di atas 500 meter dari tanah di sekitarnya.<br />
Kaldera<br />
Gunung berapi jenis ini terbentuk dari ledakan yang sangat kuat yang melempar ujung atas gunung sehingga membentuk cekungan. Gunung Bromo merupakan jenis ini.</p>
<p style="text-align:justify;">Gunung berapi di Indonesia : Argopuro, Arjuno, Bromo, Bur ni Telong, Ciremai, Galunggung, Gamkonora, Gede, Guntur, Ine Like, Kawah Ijen, Kelud, Kerinci, Krakatau, Leuser, Lokon, Lurus<br />
Mahameru, Merapi, Merbabu, Pantai Cermin, Papandayan, Raung, Rinjani, Sago, Salak, Semeru, Sibayak, Singgalang, Talamau, Talang, Tambora, Tandikat, Tangkuban Perahu, Welirang</p>
<p style="text-align:justify;"><a href="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/05/gunung.jpg"></a> Lihat <a href="http://wisatagunung.wordpress.com/gunung-indonesia/" target="_self">Peta situs Gunung di Indonesia</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/wisatagunung.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/wisatagunung.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/wisatagunung.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/wisatagunung.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/wisatagunung.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/wisatagunung.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/wisatagunung.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/wisatagunung.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/wisatagunung.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/wisatagunung.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/wisatagunung.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/wisatagunung.wordpress.com/1/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/wisatagunung.wordpress.com/1/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/wisatagunung.wordpress.com/1/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=wisatagunung.wordpress.com&amp;blog=13683519&amp;post=1&amp;subd=wisatagunung&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://wisatagunung.wordpress.com/2010/05/14/wisata-gunung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		<georss:point>0.000000 0.000000</georss:point>
		<geo:lat>0.000000</geo:lat>
		<geo:long>0.000000</geo:long>
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/6113b92332b0d81445ac373c1e148ad9?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">Icinno</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://wisatagunung.files.wordpress.com/2010/05/gunung.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">gunung</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
