Letusan Gunung Merapi

Letusan Gunung Merapi Oktober 2010

Gunung Merapi yang tetak di Kabupaten Sleman, dan berbatasan antara Provinsi DI Yogyakarta dengan Jawa Tengah pada akhir oktober 2010 mulai batuk, yang diperkirakan lannya jauh lebih besar pada akhir tahun 2006.

Selasa 26 Oktober 2010 pukul 17.02 Waktu Indonesia Barat. Gunung Merapi meletus lagi, Yogyakarta, Sleman dan Magelang dan sekitarnya menangis

Status Gunung Merapi ditingkatkan dari Normal manjadi Waspada pada tanggal 20 September 2010. Pada 21 Oktober 2010 status Merapi menjadi Siaga, dan kemudian Awas, terhitung sejak 25 Oktober 2010

Selasa, 26 Oktober 2010

1. Pukul 17.02 mulai terjadi awanpanas selama 9 menit
2. Pukul 17.18 terjadi awanpanas selama 4 menit
3. Pukul 17.23 terjadi awanpanas selama 5 menit
4. Pukul 17.30 terjadi awanpanas selama 2 menit
5. Pukul 17.37 terjadi awanpanas selama 2 menit
6. Pukul 17.42 terjadi awanpanas besar selama 33 menit
7. Pukul 18.00 sampai dengan 18.45 terdengar suara gemuruh dari      Pos Pengamatan Merapi di Jrakah dan Selo
8. Pukul 18.10, pukul 18.15, pukul 18.25 terdengan suara     dentuman
9. Pukul 18.16 terjadi awanpanas selama 5 menit
10. Pukul 18.21 terjadi awanpanas besar selama 33 menit
11. Dari pos Pengamatan Gunung Merapi Selo terlihat nyala api bersama kolom asap membubung ke atas setinggi 1,5 km dari puncak Gunung Merapi
12. Pukul 18.54 aktivitas awan panas mulai mereda
13. Luncuran awanpanas mengarah kesektor Barat-Barat Daya dan sektor Selatan-Tenggara
Korban jiwa akibat letusan Gunung Merapi makan korban banyak dibandingkan letusan pada 2006 silam.

Meskipun berjarak lebih 300 kilometer dari Yogyakarta, abu Gunung Merapi ternyata mampu mencapai Pangandaran, Ciamis, Jawa Barat. Gerimis abu Merapi sempat melanda Pangandaran tengah malam tadi (26 Oktober 2010)

Rabu, 27 Oktober 2010
Di Pengungsian Dusun Kaliurang Timur ,banyak masyarakat yang pulang. masih mementingkan ternak , ngontrol rumah, dan ngontrol ternak (pagi 27 Oktober 2010)

Kamis 28 Oktober 2010

Setelah istirahat sejenak pasca-letusan Selasa lalu, Gunung Merapi bergolak hebat mulai kemarin hingga Sabtu (30/10) dini hari. Menurut para ahli, ancaman bahaya akibat letusan terakhir ini kian dahsyat dan meluas.

Kemarin Merapi empat kali memuntahkan gelombang awan panas bercampur debu dan pasir. Biasanya awan panas menyembur ke arah barat dan timur. Kali ini awan panas bisa meluncur ke tenggara, selatan, barat daya, dan barat.

Pada muntahan kedua dan ketiga, pukul 08.40 dan 08.50, awan pekat terlihat jelas dari jarak 12 kilometer. Dari puncak, gulungan awan panas (wedhus gembel) meluncur ke selatan, hingga jarak 4 kilometer, mengikuti arah Kali Gendol. “Kecepatannya mencapai 300 kilometer per jam,” 

Dalam hitungan menit, gulungan awan panas terlihat berembus ke arah barat, atau ke arah Magelang. Tak lama berselang, debu vulkanik pun menghujani sejumlah desa di Magelang.

Arah luncur wedhus gembel kemarin menjadi penanda bahwa Merapi tengah berubah pola. Perubahan pola juga terlihat dari tidak terbentuknya kubah lava dan tidak munculnya api diam.

Jangkauan awan panas pun lebih jauh dari biasanya. Selasa lalu, lidah awan panas menyapu hingga jarak 8 kilometer. Selama ini wedhus gembel paling jauh mengamuk hingga jarak 6 kilometer , semua itu terjadi karena energi yang dikeluarkan Merapi saat ini naik tiga kali lipat.

Pada letusan terakhir Merapi pun “alpa” memberi aba-aba: membentuk kubah lava dan memunculkan api diam. Satu-satunya isyarat sebelum letusan adalah gemuruh dari guguran lava tanpa pijar. “Letusan ini sangat istimewa,

Sabtu, 30 Oktober 2010

Kepanikan juga terjadi di Jalan Kaliurang Km 8 yang berjarak sekitar 23 kilometer dari lokasi Merapi. Ini lantaran sekitar pukul 02.00 terjadi hujan pasir dan abu vulkanik di kawasan itu

Abu vulkanik Gunung Merapi mencapai wilayah Kota Yogyakarta dan sekitarnya. Abu vulkanik bahkan sudah mencapai Bantul.

Minggu, 31 Oktober 2010
Hari ini Gunung merapi mengeluarkan awan panas dan debu Vulkanik yang cukup besar disertai letusan 3 kali

Senin 1 Nopember 2010
Gunung Merapi kembali memuntahkan awan pana disitas cukup besar dan lebih besar  dari Minggu Sore kemarin, terjadi pada pukul 10.03 Wib. yang mengarah Timur, ke Kabupaten Boyolali dan Klaten Jawa Tengah dengan jarak luncur kurang lebih 2 – 5 Km.

FOTO: Inilah Letusan Merapi Terbesar
Laporan wartawan KOMPAS.com Kristianto Purnomo
Kamis, 4 November 2010  15:55 WIB
Gunung Merapi mengeluarkan awan panas atau wedhus gembel yang membubung tinggi hingga terlihat di Deles, Klaten, Jawa Tengah, Kamis (4/11/2010). Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral meningkatkan perluasan radius bahaya dari yang semula 10 kilometer menjadi 15 kilometer dari puncak Gunung Merapi seiring meningkatnya aktivitas gunung tersebut.
TASIKMALAYA, (PRLM).- Warga Kota Tasikmalaya sejak semalam merasakan abu gunung Merapi yang turun memenuhi rumah dan halaman serta jalan di seputar Kota Tasikmalaya. Abu letusan Gunung Merapi mencapai kawasan Kota Tasikmalaya, Kamis sekitar pukul 1.00 WIB bahkan abu tersebut masih tampak terlihat hingga Kamis pagi.

Lihat sejarah Gunung Merapi

This entry was posted in Gunung Berapi and tagged , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s